LINGGA — Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga meminta penambahan armada kapal penumpang menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan arus logistik menuju wilayah Lingga selama periode mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Lingga, Hendry Efrizal, mengatakan pihaknya telah menyurati sejumlah operator kapal di Tanjungpinang dan Batam. Koordinasi tersebut, kata dia, mendapat respons positif dari para operator.
“Selain armada penumpang, kita juga meminta dukungan dari ASDP Indonesia Ferry dan operator kapal Ro-Ro. Prioritas diberikan pada angkutan bahan pokok,” ujar Hendry, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, distribusi logistik tidak boleh terganggu selama Ramadan dan Idul Fitri. Mobil ekspedisi pengangkut sembako diminta tetap menjadi prioritas utama dalam pelayanan angkutan laut.
“Pasokan dari Tanjungpinang dan Provinsi Jambi menuju Dabo Singkep menjadi perhatian. Stabilitas kebutuhan pokok sangat krusial selama Ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dinas Perhubungan Lingga juga akan membuka posko pelayanan terpadu yang melibatkan unsur kepolisian dan TNI.
Posko tersebut akan beroperasi di Pelabuhan Jagoh dan Pelabuhan Sungai Tenam selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026.
“Melalui posko ini, masyarakat dapat memperoleh informasi jadwal pelayaran, memantau kondisi cuaca, serta menyampaikan pengaduan langsung kepada petugas di lapangan,” kata Hendry.
Pemerintah daerah berharap langkah antisipatif ini dapat menjamin kelancaran transportasi laut serta menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok bagi masyarakat di wilayah kepulauan.**






