Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak seluruh warga Tionghoa melalui Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga harmoni, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Perayaan Cap Go Meh 2026 yang digelar di Pacific Palace Hotel, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya, Li Claudia menegaskan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan harapan baru, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Perayaan ini memiliki makna yang mendalam. Selain sebagai tradisi budaya, Cap Go Meh juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan melangkah dengan optimisme di tahun yang baru,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Tionghoa di Batam atas kontribusi nyata mereka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kerukunan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tionghoa melalui PSMTI. Peran aktif bapak dan ibu dalam menggerakkan roda ekonomi serta menjaga harmoni sosial sangat berarti bagi kemajuan Batam,” katanya.
Menurut Li Claudia, keberagaman yang dimiliki Batam merupakan kekuatan utama dalam mendukung pembangunan daerah. Perbedaan latar belakang suku, agama, dan budaya justru menjadi fondasi kokoh yang memperkaya identitas kota dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan yang menjadikan Batam sebagai kota yang istimewa, inklusif, dan terus berkembang,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan yang aman, nyaman, dan terbuka bagi seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang.
“Kami ingin memastikan Batam tetap menjadi kota yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua warganya untuk maju dan berkembang,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Li Claudia menyampaikan ucapan selamat merayakan Cap Go Meh kepada masyarakat Tionghoa, khususnya keluarga besar PSMTI, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong.
“Selamat merayakan Cap Go Meh. Mari kita rawat harmoni dan kebersamaan ini. Dengan persatuan dan semangat gotong royong, Batam akan semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya.**






