Natuna, AnalisisPos.com – Pada Tahun ini, Inspektur Inspektorat Kabupaten Natuna, Robertus Louis Srevenson mengatakan bahwa pihaknya menganggarkan pengadaan laptop sebanyak 40 unit.
“Kapabilitas Aparat Pemeriksa Intern Pemerintah (APIP) diminta untuk mendukung sarprasnya yaitu laptop dengan mempunyai spesifikasi tinggi. Pengadaan laptop ini sudah direncanakan 5 tahun yang lalu, tapi kan kembali lagi disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sehingga dilakukan bertahap,” katanya saat dikonfirmasi diruangan kerjanya, Kamis (29/1/2026).
Ia melanjutkan, di Tahun 2024 pihaknya pernah ada melakukan pengadaan laptop, tapi ia lupa berapa unit dan nilainya tidak sampai milyaran. “Memang harga laptop berapa sih? Tahun 2025 tidak jadi ada pengadaan laptop,” jelasnya.
Secara urgensi, ia memaparkan, laptop ini untuk mendukung tugas-tugas yang berkaitan dengan tupoksi mereka berupa alat elektronik berbasis digital.
“Kalau dulu kan pakai mesin tik, sekarang berbasis digital. Ada beberapa aplikasi terkait laporan yang harus terhubung dengan SIPD dan yang lainnya. Kalau tidak didukung dengan perangkat yang memadai tentu segala bentuk laporan agak terkendala. Bayangkan kalau laptop yang kapasitasnya tidak memadai, bisa terkendala pekerjaan kami,” katanya.
Ia memperkirakan, pihaknya cukup mengadakan 40 unit laptop di tahun ini untuk mendukung kinerja mereka, tinggal menunggu keuangan daerah sanggup atau tidak untuk melaksanakannya.
“Kami sudah masukkan ke RUP, untuk anggarannya coba lihat di RUP, kalau angkanya kan tidak bisa bohong. Kami berharap secepatnya dilaksanakan untuk mendukung kerja kami. Tidak ada intervensi disini, kalau ditempat lain tidak tau lah,” imbuhnya. (red)






