Mahasiswa STAI Natuna Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Gang Air Payang Ranai Kota, Dana Terkumpul Rp7,5 juta

Foto: Sejumlah organisasi mahasiswa di STAI Natuna menggelar aksi galang dana untuk membantu korban kebakaran di Gang Air Payang, Ranai Kota, Jumat (15/2/2026)/ist.

Natuna, AnalisisPos.com – Sejumlah organisasi mahasiswa di STAI Natuna menggelar aksi galang dana untuk membantu korban kebakaran di Gang Air Payang, Ranai Kota, Jumat (15/2/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 hingga 17.15 WIB itu dilaksanakan di empat titik, yakni lampu merah Pasar Lama, lampu merah Bendarsyah, depan TIC, dan Pantai Piwang.

Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Surat Kabar Mahasiswa (SKM), Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), serta Forum Anak Natuna (FAN).

Penggalangan dana dilakukan untuk membantu Maryani (67), seorang lansia yang rumahnya hangus dilalap api pada Senin, 9 Februari 2026 lalu. Kebakaran tersebut menghanguskan satu-satunya rumah yang menjadi tempat tinggal sekaligus menyimpan berbagai kenangan hidupnya.

Koordinator lapangan kegiatan, Melati, mahasiswa STAI Natuna, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap korban bencana.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Ibu Maryani yang kehilangan tempat tinggalnya akibat kebakaran. Kami mengajak mahasiswa dan masyarakat Natuna untuk ikut membantu agar dapat meringankan beban beliau,” ujarnya.

Ia berharap dana yang terkumpul dapat sedikit meringankan kesulitan yang dialami korban serta menjadi kebiasaan baik bagi mahasiswa untuk selalu hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Hal senada disampaikan Sapitri, mahasiswa STAI Natuna lainnya. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Mahasiswa harus terlibat ketika ada masyarakat yang terkena bencana. Kami ingin kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Natuna yang telah berpartisipasi dalam aksi tersebut.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Natuna yang sudah berbagi dan bersedekah. Terima kasih juga kepada mahasiswa yang telah meluangkan tenaga sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Raus menambahkan, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial.

“Untuk apa ijazah menumpuk kalau rasa kepedulian tidak pernah kita pupuk. Mahasiswa harus peka dan hadir membantu masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah membantu mengatur arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung sehingga aksi berjalan tertib dan aman.

Dari hasil penggalangan dana, terkumpul sebesar Rp7.564.000 yang akan diserahkan kepada korban untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta aksi. (rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *