Pelanggan MBR Mendominasi, Perumda Natuna Lakukan Verifikasi Data

Foto: Direktur Utama Perumda Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin.

Natuna, AnalisisPos.com – Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna tengah melakukan penertiban data pelanggan melalui proses klasifikasi (scoring) guna memastikan keakuratan pengelompokan tarif air minum, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama Perumda Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil karena adanya ketidaksesuaian data antara pihak PDAM, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna.

“Selama ini terjadi ketidakseimbangan data. Dari total sekitar 6.700 pelanggan, hanya sekitar 700 yang masuk kategori non-MBR atau Rumah Tangga 2 (R2). Sementara sisanya, sekitar 6.000 pelanggan, tercatat sebagai MBR. Ini tentu tidak sinkron dengan data BPS,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan, di mana pelanggan yang secara ekonomi mampu justru menikmati tarif yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Tidak boleh hak masyarakat kurang mampu digunakan oleh mereka yang sebenarnya mampu. Kalau ini dibiarkan, justru menjadi bentuk pembiaran,” tegasnya.

Zaharuddin menjelaskan, proses scoring ini bertujuan untuk menata ulang basis data pelanggan agar lebih akurat dan tepat sasaran, sehingga tidak merugikan pihak mana pun, baik PDAM maupun masyarakat.

Di sisi lain, persoalan validitas data ini juga berdampak pada rencana pemberian subsidi dari pemerintah daerah. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Natuna, Suryanto, disebut menolak pemberian subsidi sebelum data pelanggan benar-benar valid.

“Kalau datanya belum valid, dikhawatirkan tarif justru dinikmati oleh pihak yang tidak berhak. Itu tentu berisiko,” jelasnya.

Saat ini, proses penyesuaian data pelanggan masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada tahun ini.

“Insya Allah tahun ini selesai,” imbuhnya. (red)

Baca Juga :  Mengulas THL Kecamatan Serasan, Berbeda Jumlah Data dan Jumlah Anggaran?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *