KOTA TANJUNGPINANG — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Tanjungpinang) bersiap menggelar Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah, sebuah tradisi tahunan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita.
Sebagai langkah persiapan, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza memimpin rapat koordinasi pelaksanaan pawai takbir di ruang rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (3/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Raja Ariza menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar pelaksanaan pawai berjalan tertib dan aman, termasuk koordinasi dengan Polresta Tanjungpinang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tanjungpinang, dan panitia penyelenggara.
“Seluruh teknis dan konsep pelaksanaan harus dipersiapkan dengan baik agar pawai berjalan lancar. Indikator keselamatan peserta harus menjadi prioritas dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” tegas Raja Ariza.
Ia juga menegaskan aturan bagi peserta pawai, termasuk batas ketinggian kendaraan hias maksimal 4 meter dan jumlah penumpang yang dibatasi — 11 orang untuk lori dan 7 orang untuk pikap.
“Panitia harus tegas dalam memastikan aturan dipatuhi. Ini untuk keselamatan semua pihak,” ujar Raja Ariza.
Selain menjadi ajang syiar Islam, Pawai Takbir Idulfitri disebutnya sebagai wujud rasa syukur umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
“Mari kita semarakkan pawai takbir dengan tertib dan gembira, agar makna syiar Islam benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.
Pendaftaran Pawai Takbir dibuka pada 4–13 Maret 2026 di Sekretariat Panitia Lomba, Bagian Kesra Kantor Wali Kota Tanjungpinang, mulai pukul 08.30–15.00 WIB.
Pemko Tanjungpinang menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah untuk pemenang lomba pawai, terdiri dari kategori Juara 1–3, Harapan 1–3, serta hadiah hiburan untuk Harapan 4–7.
Sebanyak 50 peserta pertama yang mendaftar juga akan mendapatkan subsidi bahan bakar.
Adapun rute pawai takbir dimulai dari Tugu Sirih, melewati sejumlah jalan utama, seperti Jl. Merdeka, Jl. Tengku Umar, Jl. Ketapang, Jl. Bakar Batu, Jl. MT. Haryono, Jl. Gatot Subroto, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. RH. Fisabilillah, Jl. Basuki Rahmat, hingga berakhir di depan Gedung Daerah.
Rapat koordinasi turut dihadiri Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, para Asisten, Staf Ahli, Camat, Lurah, serta perwakilan Kepolisian dan OPD terkait.**






