Natuna, AnalisisPos.com – Di balik setiap operasi penyelamatan, ada kerja keras para personel SAR yang sering kali harus menghadapi situasi penuh risiko. Untuk terus menjaga kesiapsiagaan dan kemampuan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menggelar latihan Confined Space Rescue (CSR) penyelamatan di ruang terbatas seperti pipa, tangki, atau sumur.
Latihan yang digelar di Kantor SAR Natuna ini diikuti oleh sejumlah personel rescue dengan penuh semangat. Mereka berlatih mengevakuasi korban di ruang sempit menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) serta berbagai perlengkapan penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral untuk selalu siap menghadapi kondisi darurat.
“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tim SAR Natuna, terutama dalam situasi yang berisiko tinggi. Kami ingin setiap personel memiliki mental dan keterampilan yang tangguh,” ujar Abdul Rahman, Rabu (28/01/2026).
Ia menambahkan, selain kemampuan teknis, kekompakan dan koordinasi tim menjadi hal yang tidak kalah penting dalam setiap operasi penyelamatan.
“Koordinasi dan rasa saling percaya antar anggota adalah kunci. Kami terus melatih itu agar tim selalu solid di lapangan,” tambahnya.
Melalui latihan ini, SAR Natuna berharap dapat terus menjaga semangat kemanusiaan di balik setiap tindakan penyelamatan.
“Kami ingin selalu hadir untuk masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. Itu komitmen kami,” tutup Abdul Rahman dengan penuh keyakinan.
Latihan Confined Space Rescue ini menjadi bukti bahwa di balik seragam oranye para personel SAR, tersimpan keberanian, empati, dan tekad kuat untuk menyelamatkan nyawa tanpa mengenal batas ruang dan waktu.(rls)






