LINGGA — Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) bersama utusan Kerajaan Pahang dalam rangka persiapan kunjungan resmi Kerajaan Pahang ke Kabupaten Lingga. Pertemuan berlangsung di Gedung Daerah Daik, Sabtu (28/2/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah awal memperkuat hubungan sejarah dan budaya antara Lingga dan Pahang — dua wilayah yang memiliki keterkaitan erat dalam perjalanan panjang peradaban Melayu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda penting yang akan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Kerajaan Pahang ke Lingga.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pelaksanaan program silang sejarah, yang bertujuan memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai kebudayaan Melayu Lingga dan menguatkan identitas budaya serumpun.
Program tersebut diharapkan menjadi sarana edukatif bagi generasi muda dalam mengenali akar sejarah dan jati diri kebudayaan Melayu sebagai warisan peradaban di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, rombongan Kerajaan Pahang juga dijadwalkan melaksanakan ziarah ke makam tokoh-tokoh bersejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan penjaga nilai-nilai budaya Melayu.
Kegiatan akan dilengkapi bakti sosial dan penyaluran bantuan bagi sekitar 150 penerima manfaat, dengan prioritas kepada generasi muda.
Sebagai simbol persahabatan dan kerja sama jangka panjang, akan dilakukan penanaman pohon buah-buahan di area Kantor Bupati Lingga. Penanaman ini menjadi lambang harapan akan tumbuhnya hubungan yang semakin erat dan berkelanjutan antara Lingga dan Pahang.
Pemerintah Kabupaten Lingga menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap momentum ini menjadi titik penting dalam memperkuat persaudaraan serumpun serta pelestarian sejarah dan budaya Melayu.
“Melalui kerja sama ini, Lingga diharapkan semakin berperan sebagai pusat peradaban Melayu yang terus hidup dan diwariskan kepada generasi masa depan,” ujar Wakil Bupati Novrizal.






