ANAMBAS — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid At-Taqwa, Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Aneng bersama Raja Bayu, Sekretaris Daerah Sahtiar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis sebagai wujud kepedulian sekaligus komitmen memperkuat syiar Islam dan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan yang diberikan meliputi 21 mukena untuk masjid yang dikunjungi, insentif guru ngaji, imam, marbot, dan petugas keagamaan se-Kabupaten Anambas sebesar Rp400.000 per bulan untuk periode Januari–Februari 2026 (total Rp800.000 per orang) yang akan dibayarkan pada Maret 2026.
Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Anambas, disalurkan juga zakat asnaf fakir untuk tiga penerima manfaat per desa masing-masing Rp300.000, serta 10 paket sembako per desa dengan total 540 paket di seluruh wilayah Anambas.
Selain itu, dukungan datang dari program CSR Bank Riau Kepri Syariah Cabang Anambas Tarempa sebesar Rp118 juta untuk bantuan operasional masjid dan surau—masjid menerima Rp1 juta dan musala Rp500 ribu melalui transfer rekening langsung.
Sementara itu, Medco E&P Natuna Ltd turut menyalurkan 2.000 paket sembako, dengan Kecamatan Jemaja Timur menerima 140 paket (masing-masing desa memperoleh 35 paket).
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan Safari Ramadan menjadi momentum penting mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memastikan bantuan sosial dan keagamaan tersalurkan tepat sasaran.
“Semangat Ramadan, semangat berbagi, dan semangat kebersamaan terus menguatkan langkah pembangunan Kepulauan Anambas yang religius dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengakui tantangan ekonomi saat ini cukup berat, namun tidak menyurutkan semangat pemerintah daerah untuk terus hadir melayani masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta dialog antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam suasana penuh keakraban.**






