Pergantian Pimpinan BGN Diharapkan Perkuat Dampak Program MBG di Natuna

Foto: Sekretaris DPC Gerindra Natuna yang juga Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Marzuki.

Natuna, AnalisisPos.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Natuna berharap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional dapat semakin mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Sekretaris DPC Gerindra Natuna, Marzuki, menilai Program MBG memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi daerah apabila pelaksanaannya mampu melibatkan pelaku usaha dan produk lokal dalam rantai pasok kebutuhan pangan.

Menurutnya, dampak ekonomi program tersebut mulai terlihat melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini telah berjalan di Kabupaten Natuna.

Marzuki menjelaskan, saat ini terdapat 11 dapur SPPG yang beroperasi di Natuna. Dengan asumsi setiap dapur melayani sekitar 2.000 penerima manfaat per hari dan alokasi anggaran sekitar Rp10.000 per penerima manfaat, maka nilai dana yang beredar dinilai cukup besar.

“Jika satu dapur mengelola sekitar Rp20 juta per hari, maka dari 11 dapur terdapat sekitar Rp220 juta yang berputar setiap hari di Natuna. Ini menunjukkan adanya potensi pergerakan ekonomi yang cukup signifikan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Selain pengadaan bahan pangan, kata dia, program tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat yang terlibat dalam operasional dapur.

Ia menyebutkan, setiap dapur SPPG rata-rata melibatkan puluhan tenaga kerja atau relawan untuk mendukung proses produksi dan distribusi makanan.

“Jika satu dapur melibatkan sekitar 47 orang, maka terdapat lebih dari 500 tenaga kerja yang terlibat di seluruh dapur yang beroperasi di Natuna. Ini tentu memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Marzuki, pendapatan yang diterima para pekerja tersebut akan kembali berputar di tengah masyarakat melalui aktivitas konsumsi dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Danlanud Raden Sadjad Natuna Serahkan Bingkisan Lebaran kepada Prajurit, Pegawai dan Honorer

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna.

Karena itu, pihaknya berharap kepemimpinan baru di BGN dapat terus memperkuat pelaksanaan program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami berharap pelaksanaan Program MBG semakin optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Program ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga tentang bagaimana anggaran negara mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata di daerah,” ujarnya.

Marzuki juga mengakui bahwa pelaksanaan program MBG selama ini tidak terlepas dari perhatian publik, termasuk berbagai masukan dan evaluasi terkait efektivitas pelaksanaannya.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan di BGN dapat menjadi momentum untuk memperkuat kinerja program sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Harapan kami, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik dan masyarakat juga merasakan manfaat ekonominya. Jika kedua tujuan ini dapat berjalan bersama, maka program ini akan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” tutupnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *