Transformasi Pendidikan, Sekolah di Natuna Mulai Terapkan “TV Pintar”

Focus Group Discussion (FGD) yang membahas sejumlah agenda strategis pendidikan di Natuna/f: ist

Natuna, AnalisisPos.com – Transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Natuna terus menunjukkan perkembangan. Melalui pendampingan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kepulauan Riau di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, program digitalisasi pembelajaran mulai diimplementasikan secara luas di sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Natuna, Hendra Kusuma, menyampaikan bahwa seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Natuna telah menerima perangkat pembelajaran digital berupa papan interaktif atau yang dikenal sebagai “TV pintar”.

“Untuk SD seluruhnya sudah menerima perangkat. Kemudian untuk SMP, sebanyak 28 sekolah juga sudah terdistribusi. Sementara untuk Taman Kanak-Kanak (TK), saat ini baru empat sekolah, dan tahun ini direncanakan akan ditambah sekitar 28 unit lagi,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Distribusi perangkat digital ini turut didukung melalui kunjungan kerja BPMP Kepulauan Riau ke Natuna yang dilaksanakan selama dua hari, pada 22–23 April 2026. Kegiatan tersebut dikemas dalam forum diskusi kelompok terarah (focus group discussion / FGD) yang membahas sejumlah agenda strategis pendidikan.

Salah satu fokus utama adalah pendampingan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, serta pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) terkait pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Bimtek ini menyasar para pengawas sekolah dan tenaga pendidik dari jenjang TK hingga SMP. Pelatihan bagi guru dipusatkan di SMP Negeri 1 Bunguran Timur, sementara kegiatan untuk pengawas sekolah dilaksanakan di Trend Central.

Menurut Hendra, keberadaan perangkat digital tersebut tidak hanya sekadar bantuan sarana, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendorong transformasi sistem pembelajaran, khususnya di daerah perbatasan seperti Natuna.

“Pendampingan dari BPMP sangat penting agar pemanfaatan perangkat ini benar-benar optimal dan berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas,” katanya.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan 2025, Polresta Bersama Pemko Tanjungpinang Hadiri Agenda Panen Raya Jagung Serentak

Ia menambahkan, percepatan digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Natuna, sekaligus menjawab tantangan perkembangan teknologi di sektor pendidikan.

Dengan implementasi perangkat digital yang semakin merata, pemerintah daerah optimistis kualitas pendidikan di Natuna dapat terus meningkat dan secara bertahap mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah lain.

Langkah ini juga diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. (AP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *