Natuna, AnalisisPos.com – Sebanyak 20 wisatawan Malaysia melakukan kunjungan wisata ke Natuna melalui tour and travel Pesona Natuna Wisata yang berkolaborasi dengan Natuna Channel.
Mereka dijadwalkan berada di Natuna selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Mei 2026, dengan agenda mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Batu Sindu, Masjid Agung Natuna, Tanjung Datuk, Gunung Ranai, hingga Pulau Tiga dan Sedanau.
Pada Kamis (7/5/2026), Sebagian Wisatawan Malaysia ini melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Bunguran Timur.
Kedatangan wisatawan Malaysia ini disambut hangat oleh kepala sekolah, majelis guru, dan para siswa melalui pengalungan bunga serta tarian persembahan khas Melayu yang menjadi tradisi penyambutan tamu di Natuna.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 2 Bunguran Timur, Raden Roro Retno Widajanti, mengaku bangga atas kunjungan wisatawan mancanegara ke sekolah yang dipimpinnya.
“Kami merasa sangat bangga. Ini baru pertama kali ada kunjungan wisatawan ke sekolah kami. Terima kasih dan selamat datang di SMK 2 Bunguran Timur,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa, khususnya jurusan pariwisata, karena dapat berinteraksi langsung dengan wisatawan asing.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga menjadi ruang belajar nyata bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan pelayanan wisata dan kepercayaan diri.
“Yang paling penting adalah perkembangan industri pariwisata dan anak-anak lebih percaya diri untuk menyambut pariwisata di Natuna,” katanya.
Retno juga berharap dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dapat memberikan masukan agar standar pelayanan siswa semakin sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata.
Mewakili salah seorang wisatawan, Profesor Mustafa, turut menyampaikan kesan mendalam selama berada di Natuna.
Ia mengaku sudah lama ingin mengunjungi Natuna sejak pertama kali melihat gugusan kepulauan Natuna dari atas pesawat saat melintasi Laut China Selatan.

“Dulu saat perjalanan pesawat di atas Laut China Selatan, saya melihat Pulau Natuna. Dalam hati saya berkata, betapa indahnya pulau ini dan kapan saya bisa sampai ke sana,” ungkapnya.
Menurut mantan dosen tersebut, keindahan Natuna ternyata jauh melebihi bayangannya.
“Alamnya indah, kulinernya enak, dan masyarakatnya ramah serta berbudi bahasa baik. Walaupun perjalanan begitu panjang, rasa lelah dan penat kami terbayar begitu sampai di Natuna,” katanya.
Profesor Mustafa juga memberikan motivasi kepada para siswa agar serius menimba ilmu di bidang kepariwisataan.
“Saya rasa ini peluang yang sangat baik. Belajarlah sungguh-sungguh dalam bidang yang dijuruskan Selama berada di sekolah,” pesannya.
Para wisatawan juga disuguhi aneka makanan tradisional khas Natuna dan berbelanja produk kuliner hasil olahan siswa melalui bazar sekolah. (red)






