Pos Kamling Batu Hitam Ikut Seleksi Lomba Tingkat Nasional

Foto: Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Natuna melakukan penilaian Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah RT 001/RW 005 Setarum, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat malam (01/05/2026). ‎

Natuna, AnalisisPos.com – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Natuna melakukan penilaian Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah RT 001/RW 005 Setarum, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat malam (01/05/2026).
‎
Kegiatan ini merupakan bagian dari seleksi lomba pos kamling tingkat nasional, sekaligus upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
‎
Ketua RT setempat, Syamsul Kamar, menjelaskan bahwa pendirian pos kamling tersebut berawal dari tindak lanjut edaran Bupati yang diteruskan hingga ke tingkat kelurahan.
‎
“Setelah ada edaran, kami bersama warga menggelar rapat pada 5 Oktober 2025 untuk membentuk pos kamling ini dengan dana swadaya masyarakat,” ujarnya.
‎
Setelah Pos kamling tersebut dibangun, Kemudian diresmikan pada 5 Desember 2025 oleh Kapolsek Bunguran Timur.
‎
Untuk operasional, warga sepakat melakukan iuran sebesar Rp10 ribu per kepala keluarga (KK).
‎
“Iuran ini digunakan untuk kebutuhan seperti listrik, wifi, konsumsi, dan keperluan lainnya,” tambahnya.
‎
Sementara itu, KBO Satbinmas Polres Natuna, Ipda Mudiyanto,S.H, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya untuk penilaian, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat.
‎
“Tujuan utama kami adalah silaturahmi. Dengan komunikasi yang baik, jika ada permasalahan di masyarakat, kami siap membantu mencarikan solusi,” katanya.
‎
Ia menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan Polsek Bunguran Timur, terdapat dua pos kamling yang diajukan untuk penilaian, yakni Pos Kamling Pering dan Pos Kamling Setarum, Batu Hitam.
‎
“Setelah mendapat laporan, kami langsung turun untuk melakukan peninjauan dan penilaian. Waktu penilaian ini cukup singkat, hanya satu minggu,” ujar Mudjiyanto.
‎
Meski demikian, Mudiyanto menegaskan bahwa lomba bukanlah tujuan utama. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin aktif menjaga keamanan lingkungan.
‎
“Perlombaan ini hanya sebagai penyemangat. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungannya”
‎
Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab keamanan bukan hanya berada di tangan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
‎
“Kalau hanya mengandalkan polisi tentu tidak akan tercover. Karena itu, keberadaan pos kamling sangat penting sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Warnai Pawai Budaya HUT RI ke-81 di Natuna, Reog Singo Mudho Jaga Jati Diri di Tanah Perbatasan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *