Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana, Pembangunan Radar Cuaca BMKG di Natuna Capai 85-90 Persen

Foto: Pembangunan Gedung Radar Cuaca di kawasan Kantor Stamar Natuna

Natuna, AnalisisPos.com – Kepala Kantor Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kabupaten Natuna, Rafael Alesandro Marbun, melalui PMG Muda Stamar Natuna Asrul Saparuddin mengatakan, Pembangunan gedung Radar Cuaca di kawasan Kantor Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Natuna terus menunjukkan progres positif.

“Hingga saat ini, pembangunan fisik telah mencapai sekitar 85–90 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat,” kata Asrul saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Ia melanjutkan, radar cuaca tersebut dibangun di sekitar kompleks Kantor Stasiun Meteorologi Maritim Natuna yang telah diresmikan pada 2024 lalu. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi bagian dari upaya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memperkuat sistem pemantauan cuaca serta meningkatkan kemampuan peringatan dini di wilayah perbatasan.

“Radar cuaca nantinya akan berfungsi mendeteksi berbagai fenomena atmosfer, seperti curah hujan berintensitas tinggi, pertumbuhan bibit siklon tropis, hingga potensi angin puting beliung. Selain itu, data yang dihasilkan juga akan mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, termasuk memberikan informasi peringatan dini terhadap potensi banjir dan tanah longsor,” paparnya.

Sementara untuk proses pembangunan, ia mengatakan masih berjalan sesuai rencana dan belum menemui kendala yang berarti.

“Pekerjaan saat ini masih berjalan dengan baik. Dari informasi pengembang optimis akan diselesaikan secepatnya,” katanya.

Dikarenakan proyek ini dikelola oleh BMKG Pusat, ia belum dapat menyebutkan anggaran pembangunannya.

Meski demikian, keberadaan radar cuaca ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi informasi meteorologi di Natuna dan wilayah sekitarnya, sehingga masyarakat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan dapat memperoleh informasi cuaca yang lebih cepat dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan, khususnya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. (red)

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Andri Rizal: Imlek Pererat Persatuan dan Dukung Ekonomi Tanjungpinang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *